Pilpres 2014 Vs Cinta Fitri: Kajian Struktur Drama Piramida Freytag

jokowi1

Joko Widodo menulis “Indonesia” di dinding Kemenangan Rakyat saat hadir dalam konser mini Tujuh Hari Untuk Kemenangan Rakyat di Teater Salihara, Jakarta, Kamis (17/7)/Kabar24

Drama pilpres 2014 telah masuk ke fase epilog. Ada tawa, lara, tipu daya hingga lega. Alur cerita yang terbentuk selama ini pun begitu berliku, hingga rasanya cocok bila diangkat jadi sinetron penuh haru. Saya menyebutnya sebagai pesta demokrasi penuh fanatisme dan intrik lebay (Pedofil).

Untuk membuktikannya, saya akan coba menganalisis dengan acuan struktur drama Gustav Freytag. Saya juga memberi perbandingan dengan sinetron Cinta Fitri yang sempat ditayangkan SCTV dan Indosiar pada April 2007 hingga Mei 2011. Total, sinetron ini terbagi dalam tujuh musim dan 1.002 episode. Yang menjadi fokus utama dalam tulisan ini adalah kisah Cinta Fitri di musim pertama.

poster115_bgcopy

Sumber: MD Entertainment

Dalam piramida Freytag ada eksposisi, aksi meningkat, klimaks, aksi menurun dan konklusi. Eksposisi adalah penggambaran awal cerita, dari pengenalan karakter hingga pengenalan bibit masalah. Lalu, ketegangan mulai terbentuk di aksi meningkat dan mencapai puncaknya pada fase klimaks. Kemudian, barulah terjadi penurunan emosi di aksi menurun. Tempo melambat dan pemirsa punya waktu untuk merenungkan kisah yang ada. Setelah itu, konklusi jadi penutup keseluruhan cerita.

Mari kita bahas satu per satu.

1. Eksposisi

a. Cinta Fitri

Fitri adalah sosok yang lugu, norak, ceria, sekaligus baik hati. Nama lengkapnya Fitri Rahayu. Gadis berusia 19 tahun ini tidak pernah berprasangka buruk terhadap orang lain. Fitri berasal dari Desa Wonogiri, dan tinggal bersama bibinya (Bulik Rini). Maklum, kedua orang tua Fitri telah lama meninggal dunia.

b. Pedofil

Joko-FX

Selebaran kampanye Jokowi untuk menjadi Wali Kota Solo pada 2005/Wikipedia

Jokowi adalah sosok yang lugu, norak, ceria, sekaligus baik hati. Nama lengkapnya Joko Widodo. Pada saat berusia 44, ia terpilih sebagai Wali Kota Solo. Dalam tutur katanya, ia tidak pernah berprasangka buruk terhadap orang lain. Ia lahir dan besar pula di Solo, dan berasal dari golongan akar rumput. Maklum, rumahnya pernah digusur tiga kali di masa kecil.

 

2. Aksi Meningkat

a. Cinta Fitri

Menjelang hari pernikahannya dengan Firman, Fitri datang ke Jakarta untuk bertemu dengan keluarga calon suami. Namun alangkah terkejutnya dia ketika sampai di Jakarta dan menemui pemakaman Firman.

Seusai pemakaman, Fitri menumpang di rumah almarhum calon suaminya. Fitri berpura-pura akan pulang ke kampung, walau sesungguhnya ia mau menetap di Jakarta untuk meraih impiannya, dan juga tidak mau membuat bibinya kecewa. Sayang, ketika sampai di terminal bus, dompetnya dicuri hingga semua uangnya habis.

Fitri mencoba bekerja di sebuah warung nasi soto milik Maya, yang ternyata adalah anak pertama dari keluarga Pak Hutama yang kaya raya. Maya diusir keluarganya karena menikah dengan Bram, seorang lelaki miskin dan oportunis. Dengan modal dari Maya, Fitri keliling berjualan jamu.

b. Pedofil

91872882377-manjat_jokowi

Joko Widodo blusukan saat banjir menerpa Jakarta/BaraNews

Atas prestasinya di Solo, Jokowi didorong untuk maju sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2012. Jokowi datang ke ibukota untuk menemui keluarga besar rakyat Jakarta. Namun alangkah terkejutnya dia ketika sampai di Jakarta dan menemui berbagai permasalahan, dari busuknya birokrasi internal pemerintah provinsi hingga kesejahteraan rakyat yang terus menipis.

Seusai memenangi pilkada, Jokowi menumpang di rumah dinas gubernur. Dari luar, Jokowi terlihat sederhana dan seakan berpura-pura bodoh, walau sesungguhnya ia punya komitmen dan rencana besar untuk membangun Jakarta sesuai impiannya, dan juga tak mau membuat keluarganya kecewa. Sayang, ketika telah menjabat ternyata banyak birokrat korup yang menyelewengkan anggaran hingga habis entah ke mana.

Jokowi mencoba bekerja untuk rakyat, yang ternyata punya potensi besar dan kaya. Sebelumnya, rakyat kecil banyak terpojokkan karena pemerintah ‘menikah’ dengan banyak kepentingan politis yang merugikan, membuat warga miskin dan apatis. Dengan modal semangat dari rakyat, Jokowi keliling Jakarta untuk blusukan.

 

3. Klimaks

a. Cinta Fitri

Tak disangka di tengah hujan saat menjual jamu, Fitri bertemu Farrel. Semenjak itu, kehidupan Fitri dan Farrel diwarnai banyak kisah. Farrel sempat memberi jam tangannya sebagai jaminan pinjaman pada Fitri. Namun, Fitri juga pernah dipenjara karena Farrel mengira ia membawa kabur jam tangannya.

Moza adalah anak dari almarhum sahabat baik Hutama. Karena itulah Moza dijodohkan untuk menjadi istri Farrel. Padahal cinta Farrel terkubur setelah pacarnya, Mischa, pergi meninggalkannya untuk studi di luar negeri. Sepanjang hubungan Farrel-Fitri, Moza selalu hadir sebagai pengganggu. Farrel pun sempat menemui dilema: memilih Fitri atau warisan perusahaan.

Moza berhasil diatasi. Walau begitu, keadaan justru semakin runyam dengan kehadiran Mischa yang membuat hati Farrel kembali ragu. Apalagi Mischa bilang kalau Nadine, anaknya, adalah anak Farrel. Melihat cinta Fitri dan Farrel, Mischa luluh. Mischa terkena kanker rahim. Mischa pun pergi berobat ke Singapura.

b. Pedofil

Tabloid-Obor

Salah satu bentuk kampanye hitam yang menyerang Joko Widodo: Tabloid Obor Rakyat/sidomi.com

Tak disangka di tengah keasyikannya membenahi Jakarta, Jokowi justru diusung jadi calon presiden dari PDI-P. Semenjak itu, perjuangan Jokowi untuk menjadi presiden diwarnai banyak kisah. Jokowi sempat mendapat jaminan kemenangan saat hasil hitung cepat berbagai lembaga survei mengunggulkannya. Namun, Jokowi juga mendapat serangan karena saingan utamanya, Prabowo Subianto, menuding ia membayar berbagai lembaga survei itu untuk memenangkannya.

Kampanye hitam adalah cara lama yang digunakan untuk menjatuhkan reputasi seseorang. Karena itulah kampanye hitam digunakan untuk menjauhkan Jokowi dari kursi presiden. Padahal, banyak pula yang menyangsikan Prabowo karena dulu sempat pergi ke luar negeri setelah jatuhnya era Orde Baru. Sepanjang perjalanan Jokowi mencalonkan diri jadi presiden, kampanye hitam selalu hadir sebagai pengganggu. Indonesia pun sempat menemui dilema: memilih Jokowi atau kepentingan pemodal di belakang Prabowo.

Kampanye hitam berhasil diatasi. Walau begitu, keadaan justru semakin runyam dengan kehadiran Prabowo yang bersaing keras pula untuk jadi presiden. Apalagi Prabowo terkesan menunjukkan kalau dia adalah sosok pahlawan satu-satunya yang bisa menyelamatkan negeri ini. Melihat kemenangan Jokowi versi resmi KPU, Prabowo rusuh. Prabowo terkena penyakit emosian. Prabowo pun pergi mengundurkan diri.

 

4. Aksi Menurun

a. Cinta Fitri

Mischa berkata bahwa cinta Farrel hanyalah untuk Fitri. Namun tiba-tiba muncul Edo, pengusaha kaya dari luar negeri yang jatuh hati pada Fitri. Edo pun disayang oleh semua orang, termasuk keluarga Hutama dan Fitri. Melihat itu, Bulik Rini pun membantu Farrel.

b. Pedofil

261686_620

Hatta Rajasa pisah jalan dengan Prabowo/Tempo

Anggota tim hukum Prabowo, Mahendradatta, menegaskan mereka tak akan menggugat keputusan KPU ke MK. Itu karena Prabowo bukan lagi calon presiden dan tak punya legal standing.

Namun, tiba-tiba politisi Partai Golkar Ali Mochtar Ngabalin memimpin doa kemenangan bagi Prabowo di Rumah Polonia, Jakarta Timur, pada malam yang sama. Tak sedikit peserta doa yang menitikkan air mata. Walau begitu, sebelumnya Ketua DPP PAN Bima Arya justru mengatakan bahwa Hatta Rajasa, pasangan Prabowo, berujar akan menghormati hasil perhitungan suara KPU.

 

5. Konklusi

a. Cinta Fitri

Akhirnya Farrel berhasil memenangkan hati Fitri. Fitri dan Farrel pun menjadi pasangan ideal yang diidamkan banyak orang.

b. Pedofil

Akhirnya, Jokowi berhasil menjadi presiden. Presiden Jokowi pun menjadi sosok ideal yang diidamkan banyak orang.

 

***

 

Kini, Jokowi telah resmi jadi Presiden Republik Indonesia dengan Jusuf Kalla sebagai wakilnya. Perjalanan mereka masih panjang, seperti Cinta Fitri yang butuh enam musim lagi untuk menyelesaikan kisahnya. Memang, di akhir musim pertama Fitri sempat terjatuh ke sungai karena menghindari mobil yang hampir menabraknya.

Banyak ‘mobil’ pula yang ingin menghambat laju Jokowi setelah jadi presiden. Entah apa yang akan terjadi. Namun, yang pasti rakyat harus bersatu untuk menjaga dan menjauhkannya dari keterpurukan. Karena pemimpin yang baik tak pernah bekerja sendiri.

0TgBTPyQNu

Jokowi saat melepas ribuan peserta acara Gerak Jalan Revolusi Mental di Kawasan Monas, Jakarta (22/6)/Antara

Mari, kita bersama merawat dan menjaga mimpi soal pemimpin bernama Jokowi. Mimpi ini belum, dan harus selesai demi Indonesia yang lebih baik.

Advertisements

One thought on “Pilpres 2014 Vs Cinta Fitri: Kajian Struktur Drama Piramida Freytag

  1. Pingback: sinetron cinta fitri season 7

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s